oleh

Banten Jadi yang Pertama Bentuk TP2DD di Jawa, Gubernur Banten: Ini Ikhtiar Perluasan Digitalisasi

CHANELBANTEN.com – Pemerintah provinsi (Pemprov) Banten membentuk Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Pembentukan TP2DD ditandatangani Gubernur Banten Wahidin Halim melalui Keputusan Gubernur Banten Nomor 970/Kep.81-Huk/2021 tentang pembentukan Tim TP2DD Banten.

Gubernur Wahidin Halim mengatakan, bahwa pembentukan TP2DD berdasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 3 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah.

“Perkembangan digital perlu disikapi oleh semua pihak. Era globalisasi mau tidak mau harus diikuti,” ungkap WH saat telekonferensi penandatanganan SK TP2DD Banten di ruang rapat rumah dinas Gubernur Banten, Jl. Jenderal Ahmad Yani No. 158, Kota Serang, Senin,29 Maret 2021.

Baca juga : Hadiri Launching Tilang Elektronik, Gubernur Banten Sampaikan Ini

“Tugas TP2DD, harus ada upaya dan usaha serta terus berikhtiar sesuai dengan kapasitas masing-masing,” ucapnya.

Menurut Gubernur, percepatan dan perluasan digitalisasi memiliki tiga manfaat. Pertama, memperkuat efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan negara yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi, inklusivitas ekonomi di pusat dan daerah, serta pemerataan kesejahteraan.

“Kedua, meningkatkan kualitas pelayanan publik baik kecepatan transaksi keuangan, transparansi, serta mencegah kebocoran pelayanan publik. Ketiga, mempercepat integrasi ekonomi dan keuangan digital,” katanya.

Pemprov Banten terus meningkatkan efisiensi dan optimalisasi penerimaan daerah serta mendorong efektivitas pengelolaan keuangan daerah dengan tetap mengedepankan transparansi dan good governance.

“Elektronifikasi transaksi daerah (ETD) akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah, perluasan akses keuangan, serta meningkatkan kecepatan dan kemudahan pembayaran di masyarakat,” katanya.

Sementara dalam kesempatan itu, Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja mengungkapkan, Provinsi Banten merupakan Provinsi pertama di Pulau Jawa yang telah membentuk TP2DD.

“Digitalisasi sudah menjadi tuntutan terhadap sistem pembayaran. Langkah cepat untuk menata digitalisasi daerah mampu menjadikan Provins Banten lebih inovatif dan berdaya saing,” ungkap Erwin.

Baca juga : Andika Hazrumy Targetkan Banten Masuk Peringkat 10 Besar Pariwisata Ramah Muslim, Ini Pendorongnya

“Langkah nyata ini memperkuat pengelolaan keuangan daerah dan mempermudah layanan publik,” tambahnya.

Penulis : Mufin
Foto : Humas Pemprov Banten

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed