oleh

Bermodal Tekad, Mantan Security Hotel Ini Banting Setir Buka Usaha Pangkas Rambut, Simak Ceritanya

CHANELBANTEN.com – Pandemi Covid-19 berdampak terhadap nasib sebuah perusahaan dalam meminimalisir pengeluaran anggaran produksi. Bahkan, tak sedikit perusahaan yang terpaksa merumahkan karyawaannya.

Agar perekonomian keluarga tetap bertahan, korban Pemutusan Kerja (PHK) atau PHK harus memutar otak dan banting setir melakoni usaha lain agar dapur tetap ngebul.

Seperti yang dialami Sopian (24), warga Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten. Sejak di PHK sebagai security Hotel ternama di Kota Tangerang Selatan, Ia memilih banting setir beralih profesi menjadi tukang pangkas rambut.

Ia membuka usaha pangkas rambut di Jalan Raya Rangkasbitung – Pandeglang KM. 10, tepatnya di Desa Selaraja, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak.

“Saya menjalani usaha pangkas rambut belum lama. Sebelumnya saya bekerja di salah satu Hotel bintang 4 (empat) di Kota Tangerang sebagai security. Sekarang sudah off karena dirumahkan (PHK) akibat pandemi Covid-19,” tutur Sopian di sela-sela kesibukannya, Minggu, 28 Maret 2021.

Ruko berukuran sekitar 6×4 meter yang ditempatinya, kemudian dilengkapi satu pasang kursi cukur dan dipenuhi perlengkapan kerja lainnya. Pangkas rambut itu diberi nama ‘Gratis’.

Sesuai dengan namanya, pangkas rambut ini menyediakan paket layanan gratis bagi para pelanggan yang sudah menggunakan jasanya selama lima kali berturut-turut dan dibuktikan dengan kupon berlabel ‘Pangkas Gratis’.

Baca juga : Kisah Johnnie dari Seorang Penjual Rokok hingga Wartawan, Kini Menjadi Pebisnis Pariwisata

“Kami di sini dengan Pak Jeni (orang yang memberikan modal usaha) sepakat menyediakan paket gratis. Syarat dan ketentuannya, kalau pelanggan itu sudah dicukur 5 kali di sini,” ujar Sopian.

Pria dari empat saudara ini ternyata sudah memiliki pengalaman dan keahlian bekerja di bidang yang sama, seperti Barber Shop di Kota Bandar Lampung pada tahun 2017 lalu.

Setelah itu, ia memutuskan untuk bekerja di tempat lain sebagai karyawan yang bergerak di bidang pengolahan sampah pada 2018.

Kemudian, pada tahun 2019 ia diterima bekerja di Hotel Atria sebagai scurity. Namun lagi-lagi, untuk mengembangkan keahliannya di bidang pangkas rambut, Sopian pun brrinisiatif membuka usaha sampingannya, yaitu penyedia jasa pangkas rambut di sebuah rumah kontrakan yang ditempatinya, tepatnya di Kelurahan Bojongnangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kota Tangsel.

“Saya bukanya waktu itu kalau hari libur aja. Ya, itu usaha sampingan saya di sana (Tangsel). Alhamdulillah, lumayanlah buat tambah-tambah bayar kontrakan,” akunya.

Sopian merasa sangat bersyukur, ia memiliki kemampuan dan keahlian di bidang pangkas rambut. Sebab, potensi diri yang dimilikinya saat ini menjadi penolong dalam kehidupannya di tengah pandemi Covid-19. Sehingga masih bisa untuk menafkahi keluarga kecilnya.

Penulis : Mufin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed