oleh

Mengintip Bisnis Kaktus Mini dengan Omset ‘Raksasa’ di Tangerang

CHANELBANTEN.com – Kondisi pandemi Covid-19 tak menyurutkan pelaku usaha untuk menjalankan bisnisnya. Adalah Dea Resa Damara yang selama pandemi Covid-19 ini justru sukses mengembangkan usaha tanaman kaktus mini.

Dea Resa Damara sudah menjalankan usahanya selama empat tahun dengan nama Ciq Rumah Kaktus Tangerang. Lokasi tempat usahanya berada Jl. Veteran Gg. Rajawali, Gg. Komplek SMP 16, No.24, Kota Tangerang.

“Awalnya saya pesan 300 kaktus untuk suvenir pernikahan. Pas hari pernikahan, resepsi belum selesai, suvenirnya udah abis. Soalnya tiap orang bisa ngambil dua sampai tiga. Dari situ, saya tertarik mencoba untuk mulai usaha,” ujar Resa dikutip ChanelBanten.com dilaman tangerangkota.go.id, Sabtu, 27 Maret 2021.

Baca juga : Intip ‘Kampung Mancing’, Destinasi Wisata Baru di Kota Tangerang

Ia mencertiakan, usahanya sempat tak berawal manis, karena hampir 50 persen kaktus yang dimilikinya tidak layak untuk dijual. Hingga pengambilan bibit keempat kalinya, Ia baru bisa menemukan cara bagaimana untuk memelihara kaktus yang ia miliki hingga layak dijual.

“Diawali dengan menjual kaktus jenis Noto dan Sukulen, saya sudah memiliki lebih dari 100 jenis kaktus di workshop,” katanya.

“Waktu awal-awal, saya jual yang mudah dan murah dirawatnya kayak Noto dan Sukulen. Waktu itu belum berani yang mahal, karena saya masih mencoba. Kalau sekarang, udah ada kurang lebih 100 jenis di sini,” ungkapnya.

(Foto : www.tangerangkota.go.id)

Tak hanya menjual kaktus dalam pot biasa saja, kini Ia juga menjual terarium. Terarium adalah tanaman yang ditanam di dalam wadah kaca seperti akuarium. Dengan terarium ini, ia bisa berkreasi dan membuat bermacam-macam bentuk dengan harga mulai dari 1 juta hingga 2 juta rupiah, tergantung jenis kaktus dan tingkat kesulitan.

“Awalnya saya liat di pasaran, orang-orang hanya jual yang kaktus satuan biasa. Saya mau yang berbeda dari yang lain. Akhirnya saya buat terarium ini, karena membuatnya juga gak bisa asal-asalan. Ada unsur seninya, dan kalau asal-asalan terarium ini gak akan bertahan lama,” ujarnya.

Baca juga : Nggak Nyangka! Ternyata Wisata Tebing Koja yang Hits di Tangerang, Dulunya ini

Kini, ia bisa mendapatkan rata-rata 5 juta rupiah per bulan dengan menjual terarium saja. Untuk harga kaktus satuan biasa, bisa didapatkan mulai dari Rp10 ribu hingga Rp150 ribu rupiah per potnya.

“Saya sudah bisa menjual hingga 500 pot kaktus setiap bulannya,” katanya.

Ciq Rumah Kaktus, kini sudah bisa juga dibeli melalui instagram @rumahkaktus_tangerang dan aplikasi toko online.

Penulis : Redaksi
Sumber : www.tangerangkota.go.id

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed