oleh

Penunjukan E-Warung BPNT di Parung Panjang Diduga Sarat Permainan Oknum

CHANELBANTEN.com – Penunjukan agen E-warung program sembako/BPNT di Desa Parung Panjang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak diduga syarat permainan. Sebab, warung tersebut diduga asal tunjuk dan hanya warung dadakan.

Sejumlah warga Penerima Manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (KPM-BPNT) menuturkan, penujukan agen e warung Alamsyah di Kampung Bunut Girang oleh pihak berkompeten diduga dimainkan oknum. Terlebih sebelumnya keluarga dari pemohon agen E-Warung Alamsyah sebelumnya sesumbar akan main uang untuk meloloskan permohonan Alamsyah menjadi agen E-Warung.

“Kondisi itu membuat sejumlah KPM resah, karena mereka khawatir berdampak pada Bantuan yang akan mereka terima. Yang kami tahu Alamsyah itu tadiya usaha foto copy. Hanya dalam beberapa bulan terakhir sejak mengajukan permohonan sebagai agen BPNT melengkapi jualan sembako dengan small kecil,” ujar salah seorang warga yang mewanti-wanti agar namanya tidak disebutkan, Minggu, 21 Maret 2021.

Kepala desa (Kades) Parung Panjang, Agus mengatakan, penujukan agen E-Warung Alamsyah membuat sejumlah KPM BPNT memprotes dirinya. Mereka menganggap penunjukan nya oleh pihak Desa.

“Beberapa KPM datang ke kami melakukan komplain. Alasannya karena mereka (KPM-red) tidak sepakat atas penunjukan E-Warung milik warga baru,” katanya.

Agus mengaku, sudah menindaklanjuti keinginan sejumlah KPM kepada Dinas Sosial (Dinsos) Lebak.

“Intinya kata Pak Kepala Dinsos Lebak agen E-Warung harus sesuai dengan Pedoman Umum (Pedum) nya dan tidak boleh warung dadakan,” ujarnya.

Terpisah Kepala Dinsos Lebak, Eka Darmana Putra mengatakan, sesuai Pedum, penyalur program sembako harus betul-betul warung sembako yang sehari-harinya menjual sembako.

“Siapa pemiliknya, perangkat desa bukan?. Laporkan saja ke Bank Penyalur (BRI) supaya dicabut mesin EDC nya. Program sembako harus betul-betul warung sembako yang sehari-harinya berjualan sembako bukan bengkel atau toko foto copy,”katanya.

Sementara itu, Rahman, pihak Bank BRI yang melakukan survei, belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi melalui sambungan WhatsApp nya tidak merespon.

Penulis : Dini

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed