oleh

Dinilai Persulit Kinerja Jurnalis, KCD Dikbud Banten Wilayah Lebak Dinilai Abaikan UU Pers

CHANEL BANTEN.com l Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Lebak, Asep Alibuni menyangkan sikap Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dindikbud) Banten Wilayah Lebak, Sirojudin Al Farisy. Hal itu, karena Kepala KCD pendidikan dinilai selalu sulit diminta konfirmasi wartawan berkaitan dengan sejumlah program pendidikan dilingkungan kerjanya.

Menurut Asep Alibuni, pejabat publik tidak seharusnya mempersulit kinerja dalam menjalankan tugasnya mecari informasi yang berimbang. Terlebih tugas jurnalis dilindungi UU Nomor: 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Sebab itu narasumber sebagai pejabat publik komunikasinya harus baik dengan pekerja jurnalis.

“Wartawan membutuhkan berita yang beribang. Jadi, apa susahnya memberi pernyataan,” ungkap Asep, Senin (8/2/2021).

Sebab itu kata Asep, pejabat publik tidak bolah tertutup kepada masyarakat atas kegiatan yang berkaitan dengan tugasnya. Kerena, salah satu tugas wartawan adalah memberikan informasi kepada masyarakat secara obyektif dan seimbang.

Sekadar diketahui, sebelumnya sejumlah awak media meminta konfirmasi terkait pemberitaan rencana lokasi pembangunan Rencana lokasi pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Muncang Kabupaten Lebak.

Rencana lokasi pembangunan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Muncang Kabupaten Lebak, Banten diminta dikaji ulang. Lokasi yang diusulkan di kawasan Desa Tanjungwangi dan Pasirnangka Kecamatan Muncang, dinilai tidak mewakili kebutuhan sarana pendidikan. Sehingga jika dipaksakan di dua lokasi itu akan menyebabkan bangunan sekolah mubazir karena tidak ada siswa.

Namun, upaya konfirmasi wartawan terhadap Kepala KCD Banten Wilayah Lebak, Sirojudin tidak ditanggapi. (RED)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *