oleh

Badak Banten : Pembebasan Lahan PT. Suda Miskin Tidak Jelas

Chanelbanten.com I LEBAK – Tapal batas lahan yang dibebaskan oleh PT. Suda Miskin yang meliputi sejumlah desa di wilayah kecamatan Panggarangan oleh sejumlah warga dianggap tidak jelas. Soalnya, tapal batas lahan yang sudah dibebaskan tidak ditunjukan mana lahan yang sudah dibebaskan dan mana lahan yang belum dibebaskan.

Ketidakjelasan soal tapal batas lahan disampaikan sejumlah warga saat sosialisasi penataan, pematokan tata batas areal PT. Suda Miskin di Kantor Desa Cimandiri, kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, Selasa (15/9/20).

” Pihak perusahaan (PT. Suda Miskin-red) tidak memberikan gambaran secara utuh tentang penyebaran lahan yang sudah dikuasuai atau yang akan dikuasai oleh PT. Suda Miskin,” kata seorang warga Asep Pahrudin yang juga ormas Badak Banten.

Asep menambahkan. selain tidak jelas soal penyebaran lahan pihak PT. Suda Miskin juga tidak menerangkan dimana lokasi atau lahan yang akan dilakukan areal penambangan. Sehingga hal ini menimbulkan spekulasi yang tidak baik kepada warga.

Selain ketidak jelasan tata batas lahan, Asep juga menuding pihak perusahaan tidak transparan soal harga pembebasan lahan. Banyak warga pemilik lahan yang terkena pembebasan tidak tahu harga beli dari perusahaan.

“Informasi yang saya dapat harga pembebasan Rp.3000 per meter. Harga ini setahu saya jauh dibawah nilai jual Obyek Pajak¬† (NJOP),” pungkasnya.

Sementara itu, saat melakukan sosialisasi di Kantor Desa Cimandiri perwakilan PT. Suda Miskin Ridwan mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi soal pembebasan lahan yang rencananya lahan tersebut untuk kegiatan penambangan emas seperti yang saat ini dilaksanakan.


Ridwan memaparkan, bahwa berdasar IUP OP Nomor 503.3/05/BPMPTT/IUP.OP/2013, PT. Suda Miskin diberikan izin untuk melakukan aktifitas pertambangan dilahan seluas 3.000 hektar yang tersebar di lima desa yaitu Desa Cimandiri, Cibarengkok, Gununggede, Sogong Kecamatan Panggarangan dan Desa Mekarsari Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak-Banten.


“Hari ini kita lakukan sosialisasi¬†penataan, pematokan,¬† tata batas areal. Tidak lama lagi kami akan segera melakukan pemasangan tanda batas areal yang masuk dalam plot areal tambang” ujar Ridwan. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed